🌱 Sustainable Finance Lens

Bukan Service Terpisah — Pendekatan Terintegrasi

Untuk perusahaan menengah dan besar, ESG dan sustainable finance bukan add-on marketing — itu lensa yang kami integrasikan ke dalam treasury advisory, financial planning, dan corporate review. Sesuai prinsip yang dapat diukur, bukan greenwashing.

Tingkat Keahlian Kami — Disampaikan Jujur

Berdasarkan prinsip "expertise must be earned", kami membedakan area dengan tingkat keahlian yang berbeda. Berikut peta yang jujur tentang di mana kami solid, di mana kami berkembang, dan di mana kami bekerja dengan mitra.

Solid Expertise
  • Integrasi prinsip POJK 51/2017 ke dalam financial planning korporat
  • Analisis SBN hijau & sukuk hijau sebagai instrumen treasury BPR
  • Financial wellness training dengan modul sustainability literacy
  • ESG-aware financial decision frameworks untuk family business
📚
Working Knowledge
  • ESG readiness assessment untuk perusahaan menengah yang ingin akses green financing
  • Basic carbon accounting untuk corporate reporting (Scope 1 & 2)
  • ESG metric framework selection untuk organisasi menengah
⚠️
Limited Experience — Dalam Kemitraan Saja
  • Full sustainability reporting (POJK 51 compliance comprehensive)
  • TCFD-aligned climate disclosure
  • Carbon market participation strategy
  • Scope 3 emissions accounting
  • Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) strategy

Untuk area ini, kami bekerja dalam kemitraan dengan consultant ESG bersertifikat. Kami bertindak sebagai financial advisor yang mengintegrasikan output mereka ke dalam strategi finansial Anda.

Bagaimana Kami Mengintegrasikan ESG

Untuk Perusahaan Menengah

Standard layanan recurring + ESG add-on

  • ESG readiness assessment
  • Green financing access preparation
  • Sustainability literacy untuk owner
Untuk Korporat & Perusahaan Besar

Treasury Advisory + ESG layer

  • SBN hijau dalam portfolio optimization
  • ESG-linked treasury KPI
  • Sustainable cash management

Financial Wellness + Sustainability

  • Modul sustainable personal finance
  • ESG investing literacy untuk karyawan

Custom

  • ESG-integrated financial planning untuk board
  • M&A ESG due diligence (with partner)

Use Cases Ilustratif

Note: Skenario berikut bersifat ilustratif untuk menggambarkan pendekatan kami. Real engagement akan di-customize sesuai konteks klien.

Use Case 1

BPR Daerah dengan Idle Cash Rp 50M

Situasi: BPR dengan reserve significant, ingin optimize yield tanpa naikkan risk profile, dan exploring SBN hijau sebagai diversification.

Pendekatan kami:

  • Assess profil ALM & risk appetite
  • Analisis kurva yield SBN reguler vs SBN hijau
  • Stress test skenario perubahan SBI rate
  • Rekomendasi allocation framework
  • Compliance check dengan POJK terkait BPR

Output: Treasury policy document, implementation roadmap, monitoring framework.

Use Case 2

Perusahaan F&B Menengah dengan 3 Outlet, Apply Green Financing

Situasi: Restoran dengan komitmen sustainability (local sourcing, energy efficiency), ingin apply green financing atau sustainable corporate financing dari bank tertentu.

Pendekatan kami:

  • Assess current sustainability practices
  • Map ke kriteria yang diakui bank
  • Bantu dokumentasi & financial preparation
  • Introduction ke bank partner yang relevan
  • Post-financing monitoring framework

Output: ESG readiness report, financing application package, monitoring dashboard.

Use Case 3

Korporat Menengah, ESG Board Briefing

Situasi: Family business generasi ke-2, board ingin understand ESG implications untuk strategi bisnis 5 tahun ke depan tanpa lompat ke full reporting yet.

Pendekatan kami:

  • Half-day workshop dengan board
  • ESG materiality assessment ringkas
  • Financial impact analysis dari beberapa strategic option
  • Roadmap bertahap (3-year horizon)

Output: Board briefing deck, materiality matrix, strategic recommendation document.

Tertarik Diskusi Lebih Lanjut?

ESG dan sustainable finance adalah area yang kompleks dan konteks-spesifik. Diskusi awal membantu kami memahami situasi spesifik Anda sebelum memberikan rekomendasi.

Jadwalkan Diskusi 30 Menit